Beranda Artikel “Jangan Robek Tamengmu: Menjaga Puasa dari Dosa Lisan”

“Jangan Robek Tamengmu: Menjaga Puasa dari Dosa Lisan”

251
0

pptialfalah.id – Salah satu inti fadilah puasa adalah bahwa ia menjadi tameng (perisai) dari api neraka. Rasulullah SAW, bersabda bahwa puasa adalah junnah/pelindung bagi seorang hamba. Artinya, puasa bukan hanya ibadah fisik, tetapi benteng yang menjaga diri dari siksa Allah.

Syekh Nawawi Al Bantani Menjelaskan kitab Tanqihul Qoul al-Hatsits, syarah dari Lubabul Hadis, pada bab ke 3 yang berbunyi:

وعن الحسن عن أبي هريرة رضي الله عنه قل: قل رسول الله ﷺ: (( الصيام جنة من النار مالم يخر قه)) قيل. وما يخر قه؟ قل: بكذ بة أو بغيبة.

Dalam hadis tersebut di terangkan bahwa puasa dapat menjadi penghalang dari api neraka, selama tidak di cederai oleh perbuatan dosa, khususnya dosa lisan. Apa saja dosa lisan yang bisa merusaknya?

Yang merusak puasa bukan hanya makan dan minum secara lahiriah, tetapi juga lisan yaitu kebohongan dan ghibah. Lisan yang masih digunakan untuk berdusta, mengadu domba, atau membicarakan keburukan orang lain dapat mengurangi bahkan menghilangkan nilai puasa. Maka orang yang berpuasa tetapi masih gemar berbohong dan ghibah, ibarat memegang tameng yang berlubang.

Puasa sejatinya adalah latihan menyeluruh:

  • Perut berpuasa dari makan dan minum.
  • Lisan berpuasa dari dusta dan ghibah.
  • Mata berpuasa dari pandangan yang haram.
  • Hati berpuasa dari iri, dengki, dan kebencian.

Jika hanya lapar yang ditahan, tetapi akhlak tidak dijaga, maka tujuan puasa tidak tercapai. Dalam penjelasan para ulama disebutkan bahwa puasa yang sempurna adalah puasa yang menjaga diri lahir dan batin. Karena itu, menjaga puasa berarti menjaga sikap. Saat muncul keinginan untuk membicarakan orang lain, ingatlah bahwa kita sedang membangun perisai untuk diri sendiri.

Jangan sampai satu ucapan merobek pahala yang telah kita kumpulkan seharian. Semoga puasa yang kita jalani benar-benar menjadi tameng dari api neraka, bukan sekadar rutinitas menahan lapar, tetapi ibadah yang membersihkan diri dan mendekatkan kita kepada Allah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini