pptialfalah.id – Yayasan Al Falah bersama Yayasan As-Sholih Pati dan STAI Pati meluncurkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di lingkungan pesantren. Kegiatan ini berlangsung di Aula Utama PPTI Al-Falah Salatiga pada Senin (13/04). Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen dalam memperkuat perlindungan santri.
Peluncuran SOP ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh santri. Dalam sambutannya, perwakilan penyelenggara, Ibu Hj. Siti Rofiah, menegaskan bahwa SOP tersebut di buat sebagai upaya pencegahan, deteksi dini, serta penanganan kasus kekerasan seksual di pondok pesantren.
“SOP INI BUKAN HANYA DOKUMEN FORMAL, TETAPI SOP INI DIHARAPKAN MENJADI PEDOMAN PENTING DALAM MENCEGAH, MENDETEKSI, DAN MENANGANI KASUS KEKERASAN SEKSUAL”. Tutur beliau
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah melalui Kepala Bidang PD Pontren mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menilai langkah ini sangat penting.
Ia menyampaikan bahwa setiap pondok pesantren perlu menyusun SOP sebagai langkah konkret untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual.
Menurutnya, pesantren dapat menerapkan SOP ini sebagai standar bersama, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
“UPAYA SEPERTI INI SANGAT BAIK, SETIAP PONDOK PESANTREN IDEALNYA DI HARAPKAN MEMILIKI SOP SEBAGAI SARANA PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa beberapa pesantren yang terlibat dapat menjadi pionir serta bisa menjadi contoh bagi pesantren lain di Jawa Tengah.
Selain itu, ia menilai konsep SOP ini tidak hanya relevan di lingkungan pesantren. Lembaga pendidikan umum juga dapat mengadopsi konsep tersebut sebagai bagian dari penguatan perlindungan peserta didik.
Melalui peluncuran SOP ini, Yayasan Al Falah menegaskan komitmennya untuk menjadikan pesantren sebagai ruang yang aman serta mendukung tumbuh kembang santri secara sehat dan bebas dari ancaman kekerasan seksual.










