Beranda Berita Madin Al Falah Salatiga Resmi Buka Ngaos Diniyah Tahun Dirosah 1448/1449 H

Madin Al Falah Salatiga Resmi Buka Ngaos Diniyah Tahun Dirosah 1448/1449 H

8
0

Pptialfalahsalatiga.id – Madrasah Diniyah Al Falah Salatiga menggelar Pembukaan Ngaos Diniyah Tahun Dirosah 1448/1449 H di Aula Utama PPTI Al Falah pada Selasa (30/06).

Seluruh santri, dewan asatidz, ahlul bait pondok pesantren, serta jajaran pengurus Pondok Pesantren Tarbiyatul Islam Al Falah Salatiga menghadiri kegiatan yang berlangsung pada malam hari tersebut.

KH. Kholilurrohman membuka acara dengan memimpin pembacaan tahlil. Seluruh peserta mengikuti rangkaian tahlil dengan penuh kekhusyukan sambil memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan keberkahan dan kelancaran dalam menuntut ilmu selama satu tahun dirosah ke depan.

Acara selanjutnya yaitu sambutan dan arahan pengasuh Pondok Pesantren Tarbiyatul Islam Al Falah, yang di sampaikan oleh KH. Maksud Fadhil.

Dalam pesannya, beliau menegaskan bahwa menjadi seorang santri merupakan nikmat dan kesempatan yang tidak dimiliki oleh semua orang. Karena itu, para santri harus bersyukur dan memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Beliau juga mengajak seluruh santri untuk bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu dan menjaga adab selama berada di lingkungan pesantren.

Selain itu, KH. Maksud Fadhil mengingatkan agar para santri tidak menyombongkan ilmu yang dimiliki ketika kelak terjun di tengah masyarakat. Seorang santri harus tetap rendah hati, karena masyarakat akan membaca perilaku dan akhlak kita dalam kehidupan sehari-hari.

Beliau juga mengajak para santri untuk menjadikan otak sebagai “otak Jerman” dan hati sebagai “hati Makkah”. Artinya, santri harus memiliki wawasan yang luas dan cara berpikir yang maju, namun tetap menjaga ilmu, adab, dan nilai-nilai keislaman.

Setelah penyampaian amanat, Ibu Nyai Hj. Latifah Zoemri memimpin doa bersama. Seluruh hadirin mengikuti doa dengan penuh khidmat dan berharap agar kegiatan pembelajaran di Madrasah Diniyah Al Falah berjalan lancar serta penuh keberkahan.

Panitia kemudian menutup kegiatan dengan mushafahah antara santri, pengasuh, ahlul bait, serta para ustadz dan ustadzah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini