pptialfalah.id – Pernahkah kalian ketika weekend atau weekday, ada jeda untuk istirahat atau kesempatan untuk refreshing tapi kalian tetap merasa capek banget?
Atau seharian kerja nggak terlalu berat banget, biasa-biasa aja tapi merasa kehabisan energi, lelah dan tinggal sisa-sisa tenaga?
Jika hal tersebut sering terjadi pada kalian, maka perlu kalian ketahui bahwa hari-hari selalu terasa berat walaupun tidak bekerja dan ada waktu istirahat. Perkara tersebut bukan berasal dari hal-hal luar, akan tetapi datang dari dalam diri kita.
Kebanyakan orang tidak sadar bahwa kemana perhatian orang pergi dan dari situlah energi juga akan mengikuti
Ketika pikiran kita terus berjalan memikirkan hal-hal yang seharusnya tidak kita pikirkan lebih dalam, tanpa sadar hal tersebut justru menguras energi kita lebih banyak secara diam-diam. Oleh karena itu, kita akan capek secara tiba-tiba padahal kita tidak terlalu melakukan beraktivitas fisik secara berlebihan.
Kebanyakan orang mengira bahwa energi keluar karena terlalu banyak beraktivitas fisik, padahal perlu kalian ketahui bahwa energi banyak keluar berawal dari pikiran pada ranah luar kendali kita.
Seperti contoh, ketika kamu mengobrol dengan temanmu dan obrolan kamu sudah selesai, perlu kamu ketahui bahwa dalam kepala sejatinya hal tersebut belum selesai dari segi luar percakapan.
Otak akan kembali menganalisa, mengidentifikasi, me repeat kembali kata-kata yang sebelumnya keluar dari mulut anda. Apakah yang bicarakan tadi sudah benar, ataukah pembicaraanmu tadi membuat lawan bicaramu merasa tersinggung, atau yang lainnya.
Percakapan dengan temanmu memang hanya membutuhkan waktu 10 menit, namun kamu kembali berpikir ulang tentang apa yang kamu ucapkan sampai menghabiskan waktu 2 jam. Tanpa kamu sadari, hal tersebut dapat menguras energimu.
Pembahasan ini kami sadur dari kanal youtube @Irenethejournal. Lebih jelasnya beliau adalah seorang Mindfulness Practitioner yang memiliki nama asli Irene Irawan.
Dalam videonya beliau menjelaskan tentang hal-hal yang kalian tidak sadari dapat menguras energi padahal tidak terlalu banyak beraktifitas secara fisik.
Penulis akan merangkumnya dengan bahasa yang lebih sederhana dan berharap memberi manfa’at kepada para pembaca.
Hal-Hal yang Membuat Capek Tanpa Kalian Sadari
- Overthinking
Banyak orang yang hidupnya tidak pada kepalanya sendiri, namun berada pada kepala orang lain.
Maksudnya bagaimana?
Ketika kita berpikir, bagaimana standart kita dihadapan orang lain munculah berbagai pertanyaan dalam kepala kita. Apakah sudah terlihat bagus? Apa nanti kata orang lain? Apakah kita sudah benar atau kah kita salah?, dan lain sebagainya.
Hal tersebut merupakan salah satu contoh bahwa kamu hidup berada dalam kepala orang lain.
Tubuh kamu ada disini, akan tetapi perhatian kamu berada dalam hal lain. Dan ketika kamu mengalihkan perhatianmu kepada perkara luar, tanpa kamu sadari energi kamu juga akan mengikutinya. Hal tersebut yang membuatmu merasa capek tanpa melakukan gerakan fisik. Pikiran yang berlebihan, dimana dirimu harus dipaksa sesuai dengan standart orang lain.
Seperti alur yang terus berputar dan sering terjadi pada kebanyakan orang:
Ketika kamu mikir – Energi keluar – Buat kamu capek – Menjadi sensitif – Bikin kamu overthinking banyak – Energi kamu keluar lagi
Tanpa kamu sadari bahwa energimu akan keluar dua kali lipat ketika berpikir daripada beraktifitas fisik.
- Mikirin Orang Lain
Berapa jam kita menggunakan media sosial dalam sehari?
Tanpa kita sadari bahwa kita menghabiskan sebagian waktu dalam sehari untuk bermedia sosial. Menyelesaikan tugas? Tentunya. Akan tetapi juga tidak akan luput dari selingan untuk menonton postingan orang lain. Mungkin dari story WhatsApp, postingan Instagram, atau Facebook.
Kebanyakan akan berpikir setelah melihat postingan tentang pencapaian orang lain akan muncul beragam pertanyaan dalam pikiran. Misal, bagaimana mereka bisa sesukses itu atau bagaimana kita bisa berhasil seperti mereka sedangkan kita masih gini-gini aja. Mungkin 9 dari 10 orang akan memiliki pemikiran tersebut.
Nyatanya, dari hal-hal tersebut dapat memicu pikiran kita secara terus menerus tanpa kita sadari. Kita akan berpikir, bagaimana kita bisa seperti mereka, membanding-bandingkan diri dengan pencapaian orang. Hal tersebut tanpa kita sadari akan memicu otak pada emotional processing, sehingga dapat menguras energi secara diam-diam.
- Hal-Hal yang Belum Terjadi
Apakah kalian tahu tentang Anxiety?
Anxiety dapat kita artikan sebagai kecemasan atau rasa takut memikirkan masa depan atau hal-hal yang belum terjadi.
Fisik atau tubuh kita diam, namun otak kita bekerja dengan keras sehingga menguras energi kita secara diam-diam. Hal tersebut mungkin akan muncul yang mana penyebabnya adalah salah satu dari dua poin yang sebelumnya sudah dijelaskan.
Anxiety dapat memicu respons stress yang memaksa tubuh dan pikiran yang untuk bekerja lebih ekstra. Sama seperti overthinking, tubuh dan pikiran akan bekerja dua kali lipat tanpa kita sadari.
Memang tubuh atau fisik kita diam, namun ketika otak kita bekerja lebih keras, hal tersebut akan memicu pada tubuh kita untuk mengikutinya. Karena otak merupakan pusat sinyal pada tubuh kita. Dan tubuh kita akan ikut bekerja melaksanakan perintah dari otak.
Dari tiga hal tersebut, perlu kita ketahui bahwa otak merupakan satu-satunya organ pada tubuh kita yang mengonsumsi paling banyak energi sekitar 20%. Oleh karena itu, kita harus mengontrol pikiran kita dengan melakukan perilaku hidup sehat. Salah satunya dengan cara praktik mindfulness, yaitu fokuskan perhatianmu sepenuhnya dengan aktivitas yang sedang kamu lakukan saat ini. Menerima keadaan tanpa menghakimi diri sendiri trntunya. Dengan melakukan hal tersebut kita dapat mencegah otak menghabiskan energi untuk mencemaskan masa lalu atau masa depan.











