Beranda Berita Antusiasme Santri Menyambut Syaikh Dr. Muhammad Yahya Al Kattani Al Azhari

Antusiasme Santri Menyambut Syaikh Dr. Muhammad Yahya Al Kattani Al Azhari

390
0
doc. ramah tamah dengan pengasuh PPTI Al Fakah Salatiga

Pptialfalah.id – Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di PPTI Al Falah Salatiga pada Selasa, (2/9), berlangsung khidmat dan penuh semangat. Tahun ini, suasana terasa lebih istimewa karena kehadiran seorang ulama besar dari Kairo, Mesir, yaitu Syaikh Dr. Muhammad Yahya Al-Kattani Al-Azhari, ahli hadis sekaligus pakar tasawuf Universitas Al Azhar.

Daurah ilmiah ini bertempat di aula utama pesantren. Seluruh santri mengikuti kegiatan ini dengan antusias, ditambah kehadiran sejumlah tokoh agama dari Kota Salatiga. Para santri tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga terlihat aktif dengan membawa kitab dan alat tulis untuk mencatat ilmu yang beliau sampaikan. Penyambutan yang hangat menunjukkan rasa hormat dan kegembiraan atas kedatangan ulama internasional tersebut.

Dalam sambutannya, Dr. Agus Ahmad Suaidi, Lc., MA. mengingatkan para santri agar benar-benar memanfaatkan kesempatan emas ini.

“Kalian harus bersyukur karena Syaikh Dr. Muhammad Yahya Al-Kattani Al-Azhari hadir di tengah-tengah kita semua. Maka beristifadahlah dengan ilmu yang akan beliau sampaikan,” tegasnya.

Syaikh Yahya kemudian menyampaikan tausiyah dan motivasi. Beliau menekankan pentingnya menata niat dalam menuntut ilmu serta memberikan tips bagaimana seorang pelajar bisa meraih cita-cita. Pesan tersebut mampu menggugah semangat para santri yang mendengarkan.

Selain itu, Syaikh Yahya menegaskan bahwa langkah paling utama bagi seorang penuntut ilmu adalah menghafalkan Al-Qur’an. Menurut beliau, Al-Qur’an merupakan bukti otentik sekaligus sumber utama hukum dan syariat Islam. Ia juga menegaskan bahwa santri harus menjaga sikap rendah hati, karena hanya dengan kerendahan hati seseorang bisa memperoleh keberkahan ilmu.

“Ilmu hanya bisa diperoleh dengan rendahnya hati dan rendahnya jiwa kita,” jelasnya.

Syaikh Yahya memberikan ijazah dari guru-gurunya. Dengan cara ini, beliau berharap para santri dapat melanjutkan tradisi keilmuan, mengamalkan ajaran yang diwariskan ulama, serta menyebarkan manfaatnya di masyarakat luas.

Kemudian, Syaikh Yahya menutup acara dengan membacakan doa dan sholawat diikuti oleh seluruh jamaah yang hadir di aula pondok pesantren.

Setelah itu, panitia menutup dauroh ilmiah dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Syaikh Yahya berfoto bersama para pengasuh pondok pesantren serta santri PPTI Al Falah Salatiga, sehingga menambah keakraban antara ulama, kiai, dan para penuntut ilmu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini