Pptialfalah.id – Santri PPTI Al Falah Salatiga berhasil lolos 8 besar grand final Jateng Modest Design Competition (JMDC) yang digelar oleh Festival Jateng Syari’ah di gedung BBPVP Kota Semarang pada Senin (2/12) lalu. Hadir dalam lomba JMDC peserta dari berbagai daerah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.
Prestasi membanggkan ini menjadi motivasi bagi para siswa-siswi SMK Al Falah Plus untuk terus mengembangkan bakat yang mereka miliki.
Pengumuman peserta lolos grand final yakni pada 11 Agustus 2024, tetapi untuk gelar karya baru terlaksana pada 2 Desember 2024, terang Umi Afifah siswa yang mewakili SMK Al Falah Plus.
“Sebenarnya, pengumuman kemenangan itu pada tanggal 11 Agustus. Karena ada beberapa kendala fashion shownya terselenggara terpisah pada tanggal 2 Desember 2024,” ucap Umi dalam wawancaranya kemarin.
Mulanya, Umi Afifah mengetahui informasi lomba JMDC dari gurunya. Gurunya kemudian menawarkan kepada Umi apakah ia bersedia untuk ikut pada ajang lomba desain fashion ini.
JMDC merupakan sebuah cabang lomba yang berfokus pada bidang desain fashion. Peserta lomba JMDC sendiri berasal dari seluruh siswa SMK jurusan tata busana yang ada di Jawa Tengah.
Sementara itu, metode lomba JMDC adalah setiap peserta membuat desain dari rumah atau pondok lalu mengirimkan baju yang sudah mereka desain untuk dipresentasikan pada fashion show.
Dalam wawancara kali ini, Umi Afifah mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi. Karena tanpa mereka dia bukan apa-apa.
“Terimakasih banyak karena sudah membantu dan membimbing hingga saya sampai disini , menang atau kalah itu bonus, tapi mendapat pengalaman seperti ini sangat berharga banget.
Jadi, saya ingin mengucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak yang telah berpartisipasi.”
Dari ucapan terimakasih tersebut, terselip sebuah pesan yang terkandung. Menurut Umi, menang kalah adalah hal biasa yang akan selalu ada dalm lomba atau kompetisi apapun.
Semoga dengan adanya lomba JMDC, ide dan kreativitas siswa-siswi tersalurkan dengan baik dan memotivasi siswa-siswi lain yang bakatnya belum tersalurkan.











